• Today is: Tuesday, 25 September 2018

Terjerat Obat Terlarang, Sharapova Kehilangan Miliaran Dollar

0
nurlisa posted this 11 March 2016 on 11-03-2016 05:55

Terjerat Obat Terlarang, Sharapova Kehilangan Miliaran Dollar

Secara mengejutkan, atlet tenis sekaliber Maria Sharapova, yang juga dikenal sebagai foto model kelas dunia sudah mengakui bahwa dirinya mengkonsumsi obat terlarang berjenis Meldonium, saat Australian Open. Dalam konferensi pers yang digelar pada 7 Maret 2016 lalu, ia mengaku bahwa ia bersalah dengan mengkonsumsi obat tersebut, meski ia beralasan kalau obat tersebut ia gunakan untuk mempertahankan kesehatannya. Konferensi pers digelar beberapa jam sebelum hasil tes positif menggunakan obat terlarang dikeluarkan oleh World Anti-Doping Agency (WADA).

Sebagai informasi saja Meldonium, yang dikenal dengan nama Mildronate, termasuk daftar obat terlarang sejak 1 Januari 2016 oleh WADA, karena obat ini terbukti menambah stamina atlet secara signifikan. Obat jenis ini digunakan oleh pakar medis kepada pasien yang menderita lemah metabolisme dengan khasiat melancarkan peredaran darah.

Menurut institusi yang menemukan efek ini, The Institute of Biochemistry - Center for Preventive Doping Research, German Sport University Cologne mengatakan bahwa Mildronate dengan cepat meningkatkan performa atlet, mempercepat pulihnya stamina individu setelah olahraga, melindungi konsumen dari stres dan meningkatkan aktifitas dari fungsi sistem syaraf sentral, yakni otak.

Yang lebih mengejutkan, Sharapova mengaku kalau dirinya sudah mengkonsumsi pil ini sejak 2006, dan sudah berkonsultasi dengan dokter pribadinya, karena ia mengalami banyaknya masalah kesehatan. Pada 22 Desember 2015, ia sudah mendapat peringatan dari WADA kalau obat ini akan dilarang pada 2016, tetapi Sharapova mengaku tidak membaca email tersebut.

Putus Iklan Kontrak

Tentu saja, ada harga mahal yang harus dibayar petenis jelita nan modis ini. TIdak ada kata lain selain putus kontrak bagi beberapa produk yang menggunakan dirinya sebagai ambasador produk mereka seperti Tag Heuer, Nike dan Porsche. Meski Sharapova sudah mengakui 'aib' ini secara ksatria, para sponsor tersebut mundur teratur. Hal ini merugikan Sharapova sebesar kurang lebih USD 75 juta.

Ternyata, upaya Sharapova menggelar konferensi pers berisi pengakuannya ini, yang digelar di sebuah hotel mewah, tidak membuat banyak pihak tak mencibirnya. Akankah karir Sharapova hancur?

Pihak Nike sudah memberikan keterangan resmi tentang hal ini

Sejauh ini, Sharapova merupakan atlet dengan honor termahal selama 11 tahun, dimana perolehannya sebagai bintang iklan jauh lebih tinggi melampaui honornya di lapangan. Tapi, tentu sekarang semua tinggal kenangan. Kini, ia mengalami kerugian sangat besar yang pernah diderita oleh para atlet yang juga mengalami hal serupa. Jika dikalkulasikan dengan pendapatannya di tahun-tahun mendatang yang sekarang sudah 'hangus', ia sudah kehilangan USD 142 juta.

Pihak Nike sudah memberikan keterangan resmi tentang hal ini, dimana pemenang Grand Slam selama lima kali ini sempat terkejut dengan apa yang sudah terjadi pada atlet sekaliber Sharapova. Sedangkan Porsche menunda semua promosi kerjasama dengan Sharapova, sementara TAG Heuer menyatakan tak akan lagi memperpanjang kontraknya.

Masih ada beberapa perusahaan yang menggunakan nama dan wajahnya, dan sepertinya mereka semua akan melakukan hal serupa, di antaranya Evian, American Express, Tiffany & Co, Head, dan Avon. Kebetulan, semua perusahaan tersebut tak memberikan komen apapun terkait dengan hal ini.

Tidak hanya itu, ia harus menerima hukuman dengan larangan bermain selama empat tahun, dimana ia akan benar-benar menganggur dalam kurun waktu tersebut. Tidak hanya itu, ia bahkan harus mengembalikan USD 300.000 yang sudah ia dapatkan di Australian Open hingga babak perempat final. Bisa jadi, ajang ini adalah penampilan terakhirnya di lapangan tenis.


loading...

0 Comments