• Today is: Saturday, 23 June 2018

Sinopsis Veera Episode 43 - Senin, 29 Februari 2016

0
junedbaskoro posted this 29 February 2016 on 29-02-2016 02:46 Edited By: Juned Baskoro

Sinopsis Veera Episode 43 (Senin, 29 Februari 2016)

Adegan dibuka dengan adanya kabar harimau lepas sudah tersebar ke beberapa penduduk desa karena Balwant sendiri yang mendengarnya. Balwant minta warga desa tidak panik, namun Veera, yang turut mendengar hal ini, hanya bergumam kecil dan membayangkan hal-hal yang ia lihat dalam film-film.

Namun, pusat cerita masih ada di kediaman Ratan. Chaaji meminta Ratan untuk menanggalkan baju putih khas janda, dan memakai pakaian seperti biasanya. Ratan sempat menolak meski Chaaji memaksa. Chaaji beralasan kalau pakaian dapat mempengaruhi suasana hati. Selain itu, Veera dan Ranvi selalu ingin ibunya tampil cantik sehingga mereka juga punya semangat hidup.

Chaaji melanjutkan bahwa kedukaan boleh dirasakan, dan ritual boleh dilakukan, tetapi kehidupan tetap harus dijalankan karena masa depan anak-anak masih sangat panjang. Ratan mengangguk dan setuju mengenakan baju tersebut.

Sinopsis Veera Episode 43

Tapi, Ratan masih tidak mau pergi ke ladang. Bahkan, ke pasar untuk berbelanja pun enggan. Chaaji bingung apa yang harus ia lakukan. Akhirnya Nihal berinisiatif untuk pura-pura cedera pada pergelangannya setelah mengantar Ranvi dan Veera ke sekolah. Chaaji mengetahui hal ini setelah Nihal memberi kode. Ratan memberi minyak oles untuk memijat Nihal dan Ratan pun terpaksa berangkat ke ladang dengan traktornya.

Saat sedang asyik bekerja, Ratan melihat Nihal menyusulnya dan Ratan menyuruh Nihal pulang saja daripada duduk manis di ladang. Nihal berkata kalau ia jenuh di rumah dan lebih baik menghirup udara segar. Tak lama setelah itu, traktor Ratan macet dan Nihal spontan membantunya. Setelah traktor berhasi berjalan, Ratan baru sadar kalau Nihal sempat berkata kalau ia cedera tangan. Kemarahan melanda Ratan yang berkata kalau ia sudah jenuh dengan kebohongan. .

Kesedihan Ratan ia wujudkan dalam bentuk mogok makan. Bahkan, ia sempat membuang sayur yang dimasakkan Chaaji untuknya. Hal ini dipergoki Chaaji saat sayur yang dibuang itu jatuh ke kepala Veera yang sedang bermain di lantai bawah. Veera mengomel dan meminta tolong Chaaji membersihkan rambutnya.

Chaaji heran dan langsung terkejut saat melihat bahwa yang di rambut Veera adalah sayuran yang sudah dimasaknya. Chaaji mendatangi Ratan dan berkata kalau Ratan sudah tidak suka dengan masakannya, Chaaji memilih pergi saja.

Ratan pun meminta maaf kepada sosok yang dikasihinya itu. Ratan yang sulit makan pun mendapat perhatian dari anak-anaknya, dimana mereka menyuapi Ratan satu per satu. Veera malah menyuruh Nihal ikut menyuapi juga, dan Nihal beralasan kalau ia sudah selesai makan sehingga harus pergi.

Wujud kesedihan yang dialami Ranvi lain lagi. Ia memilijh untuk bolos sekolah, setelah sehari sebelumnya ia bertemu dengan seorang pembuat kerajinan gerabah saat jam istirahat. Karena ia merasakan kesedihannya berangsung hilang saat asyik membuat kerajinan tangan, ia memilih untuk membolos keesokan harinya. Veera pun menunggunya saat istirahat makan siang dan sempat enggan memakan bekal yang dibawanya, jika ia tidak dipaksa oleh Gunjan. Veera menurut dan bertanya-tanya mengapa Ranvi pergi tanpa pamit kepadanya.

Jika Ranvi membolos karena enggan sekolah, Baldev juga membolos dan mentraktir teman-temannya karena ia tidak suka dianggap sebagai pengecut karena tidak pernah membolos. Ternyata, uang yang dibawa Baldev adalah hasil mencuri uang ayahnya. Padahal, ia sempat meminta uang pada Bansuri dengan alasan untuk tugas kelompok. Ia masih saja mencuri uang ayahnya karena ia merasa kurang.

Kesendirian Ratan memancing keinginan Kartar untuk menjauh dari Gurpreet. Tidak ada seharipun yang mereka lewatkan tanpa pertengkaran. Bahkan suatu hari, Kartar bercerita kepada Balwant kalau ia selalu kesal kalau ada di rumah karena Gurpreet selalu mencari gara-gara.

Saat itu, Balwant menawari makan siang pada Kartar karena Bansuri membawa banyak makanan untuk Balwant Balwant heran karena ia menganggap bahwa sosok Gurpreet adalah wanita yang sabar. Tetapi, Bansuri yang sudah mengetahui hal ini, justru mendukung Kartar karena ia berharap Kartar dapat mendekati Ratan, dan ia dapat mendekati Nihal.

Sinopsis Veera ANTV

Adegan ditutup saat Ranvi hendak kembali dari perajin gerabah dan menjemput Veera ke sekolah.. Ia melihat seekor harimau. Ia berlari dan menceritakan hal ini kepada Baldev dan teman-temannya yang justru menertawakannya. Ranvi tidak ingin bercerita kepada Veera karena ia takut Veera kepikiran. Saat makan malam ternyata justru Ranvi dan semua anggota keluarga yang kepikiran karena Veera bertanya mengapa ibu Gunjan berkata kalau ia adalah anak yatim piatu dan ia ingin tahu apa artinya itu.

Semua terdiam tak bisa menjawab. Memang, saat pulang sekolah, Bansuri marah karena Gunjan membawakan tas Veera. Veera berkata kalau Ranvi selalu membawakan tasnya. Bansuri menegur Gunjan yang harus mencontoh kerukunan Ranvi dan Veera. Veera ikut menimpali dan Bansuri malah makin membentaknya dengan berkata kalau ia anak yatim piatu.

Demikianlah sinopsis Veera episode 43 yang tayang pada hari Senin, 29 Februari 2016. Lihat juga sinopsis Veera episode 42 sebelumnya. Nantikan terus kelanjutan serial Veera episode selanjutnya (episode 44) yang tayang di ANTV setiap harinya.

Last edited 02 March 2016


loading...

0 Comments