• Today is: Saturday, 20 January 2018

Sinopsis Veera Episode 42 - Minggu, 28 Februari 2016

0
junedbaskoro posted this 28 February 2016 on 28-02-2016 03:09 Edited By: Juned Baskoro

Sinopsis Veera Episode 42 (Minggu, 28 Februari 2016)

"Nihal Masih Belum Mampu Mengungkapkan Rahasia yang Dimilikinya, Ranvi dan Veera Paksa Nihal Tinggal Di Rumah Mereka"

Nihal gelisah sejak keluarga Ratan meratapi kematian Sampooran karena ia tidak tahu bagaimana ia harus memulai cerita tentang rahasia yang disimpannya. Bahkan, suatu hari, Chaaji sempat bertanya siapa yang sampai tega menabrak Sampooran hingga meninggal. Chaaji bertanya-tanya apakah ini kasus tabrak lari atau bukan, karena polisi tidak menjelaskan siapa pelakunya. Mendengar hal ini, Ratan makin kalap dan melempar sindur merahnya.

Melihat kesedihan ibunya, Ranvi berkata kepada Nihal kalau ia tidak akan memaafkan siapapun yang menyebabkan kematian ayahnya, dan hal ini membuat Nihal makin sedih. Yang membuat Nihal tersentuh adalah saat dimana Ranvi berjanji akan menjadi kepala keluarga. Mendengar hal ini, Ratan tidak setuju karena Ranvi punya tanggung jawab sendiri, yakni untuk belajar.

Ratan justru meminta Balwant yang tetap memegang tanggung jawab seisi desa. Kesempatan ini dimanfaatkan Kartar untuk unjuk gigi, dengan berkata kalau ia siap menjaga Ratan dan keluarganya. Mendengar hal ini, Chaaji dan Gurpreet terhenyak karena Kartar belum insyaf juga. Hal ini juga memancing rasa tidak suka Bansuri, yang tahu apa yang sebenarnya terjadi setelah membaca surat Gurpreet kepada Ratan.

Sinopsis Veera Episode 42

Kartar juga menyarankan Nihal supaya keluar saja dari desanya jika tidak ingin terjadi banyak masalah di desa. Bansuri ikutan kesal dengan berkata kalau Kartar tak sopan kepada tamu di desa Pritampura, apalagi Nihal sudah mengharumkan nama desa melalui prestasinya. Perselisihan ini tak dihiraukan Ratan yang beberes beberapa barang Sampooran yang sudah tidak terpakai.

Tapi saat Ratan dan Chaaji menghabiskan waktu sendirian di kamar Ratan, ia mengucapkan sesuatu yang mengejutkan Chaaji, dimana ia tidak lagi percaya kepada Tuhan. Chaaji terperanjat dan mengingatkan Ratan bahwa campur tangan Tuhan kepada keluarganya harus disyukuri, termasuk kasus Ranvi yang tak jadi hilang. Dan, kematian Sampooran, lanjut Chaaji, adalah takdir. Chaaji berkata kalau Ratan tak percaya Tuhan, maka Ratan bisa melakukan hal bodoh yang akan membuatnya makin menyesal.

Veera sendiri senang karena Ranvi yang menjadi kepala keluarga. Ia berbicara kepada Nihal supaya tinggal saja di kediaman mereka, karena Nihal ngotot kembali ke rumah Chaaji. Chaaji tak keberatan asal Nihal tetap bersikap seperti biasa dan makan di rumah Ratan. Veera mulai mengacau dengan keluguannya, sembari berkata bahwa Nihal harus tinggal di rumah Sampooran.

Saat Nihal menolak, Veera berkata kalau masih banyak kamar dan menawarkan Nihal untuk tinggal di kamar Chaaji. Tapi, Veera buru-buru menjawab lagi kalau Nihal tak mungkin bisa tinggal di kamar Chaaji karena ia sangat gendut. Chaaji pura-pura marah kepada Veera dan Veera berkata kalau Nihal bisa tinggal bersama dengan Ranvi dan Veera supaya ia bisa mendongeng sebelum tidur. Nihal beralasan kalau ia tak bisa mengganggu Ranvi dan Veera belajar. Puncaknya, Veera minta kalau Nihal tinggal di kamar ibunya, karena ibunya tidak gendut.

Ucapan lugu ini dianggap sangat serius oleh Ratan. Ratan membentak Veera dan memintanya untuk berpikir sebelum bicara. Tentu, Veera bingung dengan ucapan Ratan karena ia juga sudah memikirkan apa yang ia bicarakan. Ranvi marah kepada Ratan karena membentak Veera, dengan memberi alasan kalau Veera tidak mengerti dengan apa yang dibicarakan. Ranvi meminta ibunya bicara baik-baik kepada Veera karena ia masih kecil. Ranvi pun naik ke kamar dan tidak mau makan malam. Veera menyusul.

Sementara itu Veera sangat senang karena Ranvi akan menjadi kepala keluarga di rumah mereka, sedangkan Nihal mengabarkan pada bibi Moti kalau dirinya akan meninggalkan rumah mereka, Veera berusaha mencegahnya namun gagal.

Sementara itu Ratan dan Ranvi mempunyai sebuah ketidaksepakatan, Nihal berusaha menjelaskan pada Ranvi tentang tugas seorang kepala keluarga yang tidak mudah seperti yang dibayangkan oleh Ranvi selama ini, sedangkan Ratan meminta Ranvi untuk tetap fokus dan konsentrasi pada pelajarannya, dari pada konsentrasi pada pertanian mereka karena Ratan yang akan mengurusi semuanya.

Demikianlah sinopsis serial Veera episode 42 yang tayang pada hari Minggu tadi. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 41) yang tayang hari Sabtu kemarin. Nantikan kelanjutan serial Veera episode selanjutnya (episode 43).

Last edited 29 February 2016


loading...

0 Comments