• Today is: Saturday, 23 June 2018

Sinopsis Veera Episode 36 - Senin, 22 Februari 2016 "Ratan Semakin Galau Dengan Perasaannya Kepada Nihal"

0
junedbaskoro posted this 23 February 2016 on 23-02-2016 05:59 Edited By: Juned Baskoro

Sinopsis Veera Episode 36 (Senin, 22 Februari 2016)

Kedekatan Nihal dan Ratan ternyata membuat Ratan ikut merasakan sesuatu. JIka Nihal telah jujur pada dirinya sendiri akan perasaannya, Ratan tidak demikian. Ia masih saja tidak ingin berpikir kalau tanpa Nihal, keadaan di rumahnya menjadi sangatlah berbeda. Ada yang hilang begitu. Bahkan, Ratan sampai terbawa mimpi, dimana dalam mimpi itu, dia memeluk Nihal yang ia kira adalah Sampooran yang datang sembari menerbangkan bulu-bulu ayam.

Mimpi itu membuatnya terbangun sembari malu sendiri. Seharian, Ratan memang menghabiskan waktu bersama dengan NIhal, sejak menjual hasil panen, hingga makan malam dimana ia sempat salah menyuapi Nihal yang ia kira Ranvi saat lampu sedang mati. Untunglah, hanya ada anggota keluarganya yang ada disitu, bahkan Ranvi dan Veera menganggap hal ini sebagai sesuatu yang lucu.

Tetapi, mimpi ini membuat Ratan enggan pergi ke ladang. Ia tidak ingin bertemu dengan Nihal, karena ia merasa sangat malu. Ratan beralasan kepada Chaaji kalau ia sudah lama sekali absen mengurus pembukuan keluarga. Karena itulah, ia memutuskan untuk tinggal di rumah saja. Ranvi membantunya dalam hal ini. Ia mengoreksi beberapa kesalahan dari ibunya. Hal ini membuat Ratan bangga dan mengingat bagaimana Sampooran melakukan hal yang sama.

Sinopsis Veera Episode 36

Lihat daftar lengkap sinopsis Veera (ANTV) per episodenya.

Meskipun di rumah, bukan berarti Ratan bebas gangguan. Ada saja ulah Veera yang membuatnya repot meski hal ini justru membuatnya geli dan makin menyayangi Veera. Veera yang melihat kesibukan Ratan tidak tega untuk memintanya membuatkan paratha, sehingga Veera kecil tak dapat meraih kaleng berisi tepung. Kaleng itupun jatuh menimpa kepalanya dan ia pun terlihat lucu dengan tepung di rambut dan wajah. Veera meminta Ratan membersihkan Veera supaya ia bisa secantik ibunya.

Absennya Ratan membuat Nihal merasa kehilangan. Di ladang, ia heran saat Ratan tak kunjung datang hingga siang. Ia pun mengkhawatirkan Ratan karena tidak biasanya Ratan tidak muncul untuk bekerja. Ia ragu-ragu menelepon Ratan tetapi sangat berharap dapat mendengar suara Ratan. Tak lama kemudian, ponselnya berbunyi. Saat melihat kalau yang masuk adalah telepon dari nomor ponsel Ratan, ia langsung saja bertanya apakah Ratan baik-baik saja.

Terkejutlah Nihal saat yang menjawab telepon itu adalah Ranvi. Ranvi berujar bahwa ibunya banyak urusan di rumah. Namun, tujuan utama Ranvi menelepon Nihal adalah untuk memberitahukan bahwa ada undangan untuk para warga desa nanti malam. Nihal pun mengiyakan dan tidak lagi bertanya tentang kondisi Ratan meski ia sangat penasaran.

Kejadian ini membuat Nihal galau dan ia berpikir kalau bekerja di ladang Ratan adalah hal yang sangat keliru. Tetapi, ia ingin membantu Ratan, meski dirinya semakin tidak dapat mengingkari perasaannya kepada Ratan. Saat melamun dan berjalan sendirian, ia bertemu dengan Chaaji. Chaaji melihat kegelisahan Nihal, yang berkata kalau ia hendak ke kuil.

Chaaji melihat kemurungan Nihal dan berusaha menghibur Nihal dan mengajaknya bicara. Nihal hendak membuka mulut soal kantong kain berwarna merah yang selalu dibawanya itu. Ia hampir saja bicara kepada Chaaji kalau Veera dan Ranvi tak lewat dan memanggil Chaaji. Keduanya sedang menaiki sepeda teman Ranvi. Veera merengek minta diajari sepeda, tetapi Chaaji enggan dan langsung menuju ke kuil.

Seperti biasa, Veera langsung meminta apapun yang ia inginkan kepada Nihal sembari bermanja-manja. Nihal tidak dapat menolak dan langsung saja membantu Veera belajar bersepeda.

Keakraban Ranvi - Veera- Nihal membuat Kartar makin kesal. Ia tak ingin dianggap tolol dan menganggap Nihal memanfaatkan anak-anak Ratan supaya dapat mendekati ibunya. Kartar juga makin kesal saat di pertemuan desa, Ratan diminta warga untuk mengenakan surban di kepala NIhal. Hal ini merupakan wujud penghormatan atas Nihal yang baru saja mengharumkan wajah desa dengan prestasinya. Sang kepala desa, Balwant, meminta Ratan yang melakukannya, meski sebelumnya Bansuri mengira kalau tugas ini diserahkan kepadanya. Tentu, selain Kartar, Bansuri adalah sosok yang tidak suka dengan keakraban Ratan dan Nihal.

Demikianlah sinopsis Veera episode 36 yang tayang kemarin siang. Nantikan kelanjutan episode 37 yang akan tayang siang ini. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya: episode 35.

Last edited 24 February 2016


loading...

0 Comments