• Today is: Tuesday, 21 August 2018

Sinopsis Uttaran Episode 165 - Kamis, 3 Maret 2016

0
budipranoto posted this 04 March 2016 on 04-03-2016 04:38 Edited By: Budi Pranoto

Uttaran episode ke 165 semakin seru saja saat Rathore benar-benar mewujudkan keinginannya untuk melamar Tapasya. Ia datang ke kediaman Bundela lagi. Kali ini ia tidak sendiri. Ia datang bersama rombongan musisi yang biasanya dipakai untuk acara lamaran kepada seorang gadis. Tentu saja, kehebohan ini membuat seisi keluarga Bundela terkejut dan menanyakan maksud kedatangan Rathore untuk kedua kalinya di rumah Bundela itu.

Dengan rasa percaya diri yang tinggi, Rathore berkata kalau ia hendak melamar Tapasya. Bukanlah yang lazim terjadi di kediaman Bundela tentunya, apalagi yang hendak dilamar adalah seorang wanita hamil yang dianggap tengah mengandung pewaris kekayaan Bundela. Rathore pun sedikit terkejut dan tak dapat menyembunyikan kekesalannya. Ia tahu persis bahwa Tapasya tak punya nyali untuk sampaikan lamaran ini kepada keluarga Bundela.

Di ruangan atas, Ichcha meminta Tapasya untuk jujur kepada semua orang dengan mengatakan kalau anak tersebut adalah anak Rathore. Tapasya minta Ichcha untuk mengerti tetapi Ichcha juga tidak tahu apa lagi yang harus membuatnya mengerti karena Rathore sudah berbaik hati bertanggung jawab atas bayi yang dikandung Tapasya.

Ichcha malah marah kepada Tapasya yang masih berupaya merebut Veer dengan alasan mengandung bayi itu. Ichcha mengancam Tapasya dengan berkata kalau ia saja yang menyampaikan kepada seluruh anggota keluarga Bundela. Tapasya malah mengalihkan pembicaraan dengan berkata kalau ia sudah merendahkan diri di depan Rathore supaya ia membebaskan Veer dari tuduhan. Ichcha heran dan tidak mengerti sebelum akhirnya Tapasya menjelaskan kronologis terjadinya perjanjian antara Satya-Saachi-Rathore. Ichcha tak bisa lagi berkata-kata dan turun ke bawah untuk temui Rathore.

Ichcha berkata kalau Tapasya tak ingin menikahi Rathore dan Rathore pun tidak bisa memaksa. Rathore tidak dapat bicara dan ia pun pulang sembari merencanakan sesuatu. Sepulang Rathore dan rombongan, semua anggota keluarga Bundela menginterogasi Tapasya.

Sinopsis Uttaran Episode 165

Tapasya memang mengatakan yang sesungguhnya tentang awal pertemuan dengan Rathore, meski ia menyembunyikan beberapa fakta tentang jati diri Rathore sebagai ayah dari bayi yang dikandungnya. Gunvanti yang sempat marah, balik menghibur Tapasya dan nenek juga berusaha menanyai Tapasya setelah mereka berdua ada di kamar. Nenek marah karena tak biasanya Tapasya menyembunyikan hal besar seperti ini. Tapasya justru minta waktu untuk sendiri. Hal ini, tak diketahui oleh Jogi dan nenek meminta Divya untuk menyembunyikan hal ini.

Divya sedih dengan keadaan Tapasya yang makin tak keruan. Lagi-lagi, kegalauan Divya dimanfaatkan nenek yang berkata kalau Ichcha semakin kurang ajar dan selalu meminta Tapasya untuk mencari cara supaya Veer bebas. Divya makin kesal dan kekesalannya dilampiaskan kepada Damini. Damini heran karena selama ini Ichcha sudah sangat berbaik hati kepada Tapasya.

Rathore pun menelepon Tapasya dan memberi tahu kalau Veer akan bebas besok setelah ia ke kantor polisi. Tapasya tersenyum senang meskipun wajahnya kembali masam saat Rathore mengungkit ingkarnya janji Tapasya. Tetapi, Rathore masih akan menunggu hingga Tapasya mau menjadi istrinya, karena Rathore tahu kalau Tapasya tidak akan punya siapa-siapa setelah bayi itu lahir.

Keesokan harinya, kakek, Jogi dan Umed ke kantor polisi lagi sembari berupaya memberi uang jaminan meski tetap ditolak. Setelah terjadi perdebatan yang tak kunjung berakhir, muncullah Rathore saat ketiga pria keluarga Veer hampir putus asa. Rathore mengungkapkan apa yang sebenanya terjadi dan Jogi bertanya siapa dirinya. Umed bercerita kalau Rathore datang dan berusaha melamar Tapasya. Jogi sangat kaget dan tak melanjutkan pertanyaan di saat yang kurang tepat.

Demikianlah sinopsis serial Uttaran episode 165 yang tayang pada hari Kamis kemarin. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 164).

Last edited 04 March 2016


loading...

0 Comments