• Today is: Thursday, 21 September 2017

Sinopsis Uttaran Episode 164 - Rabu, 2 Maret 2016

0
budipranoto posted this 03 March 2016 on 03-03-2016 03:55 Edited By: Budi Pranoto

Kehebohan terjadi di kota dimana para awak media telah menanti suatu kejadian besar yang melibatkan konglomerat kelas kakap di kota itu. Veer ditangkap oleh polisi kamar hotel, dimana Saachi sudah menjebaknya. Di samping Veer ada sebotol minuman keras dan Saachi meringkuk sambil menangis dengan baju yang sudah disobek-sobeknya, dan wajah yang ia buat penuh dengan luka. Saat penggrebekan,Umed dan kakek ikut sehingga mereka sangat shock melihat kondisi Veer yang mabuk berat. Saachi tersenyum puas melihat rencana mereka berhasil.

Di kantor polisi, Veer diperlakukan dengan kasar dan sang inspektur polisi wanita yang memegang kasus ini seolah tidak mau tahu bukti pemeriksaan fisik kepada seseorang yang mengklaim dirinya sebagai korban. Bahkan, ia justru memaki pengacara yang dipanggil oleh keluarga Veer, dimana sang inspektur tidak akan mau menerima uang jaminan untuk mengeluarkan tahanan, seperti yang biasa dilakukan oleh keluarga kaya. Parahnya, si polisi wanita ini hanya menerima laporan dari korban sesuai catatan yang dibuat oleh korban saja.

Hal ini menimbulkan kedukaan bagi seluruh anggota keluarga Bundela. Ichcha merenung saja di kamarnya, ditemani oleh Damini. Sedangkan Tapasya, tertidur karena kelelahan di pangkuan Divya. Divya meratapi nasib Tapasya yang tidak kunjung membaik. Ia balik menyalahkan Ichcha yang tega membiarkan Tapasya berlari kesana kemari, namun hanya Ichcha yang mendapat perhatian dari Gunvanti, Umed dan kakek. Diam-diam Divya merasa ketidakadilan sudah dialami puterinya.

Sinopsis Uttaran Episode 164

Malam itu juga, Satya menelepon saat semua anggota keluarga Bundela berkumpul di ruang tamu. Ichcha mengangkatnya dan terkejut karena Satya yang meneleponnya. Tapasya minta Ichcha gunakan pengeras suara, padahal akhirnya Satya minta Ichcha untuk menggunakan pengeras suara juga karena ia ingin menyampaikan banyak hal kepada Gunvanti. Satya bertanya apakah kakek sudah pulang dari kantor polisi. Satya bilang kalau ia kasihan kepada kakek yang kehilangan teman bermain catur. Satya berujar bahwa kini kakek sudah kalah dalam permainan yang sesungguhnya.

Kekesalan Ichcha ia lampiaskan di kantor polisi. Tetapi, upayanya sia-sia karena si komisaris wanita itu tidak percaya dan berkata kalau Ichcha hanya bisa membela suaminya dan menutupi kejahatannya. Ichcha sudah menunjukkan bukti-bukti penggunaan obat bius yang sama, yang juga sempat ia minum setelah Saachi memberikannya ke gelas Veer. Tetap saja, si polisi tak mau tahu. Ichcha juga berkata kalau Veer ke hotel tersebut untuk menemui dirinya, yang berada di kamar lain. Polisi bergeming dan justru meminta Ichcha pulang saja untuk menunggu hingga Senin karena prosedur penyelidikan akan dilakukan di hari kerja.

Ichcha yang muram membuat Umed menelepon salah seorang polisi yang juga teman dekatnya, Sayang, dia tak ingin ikut campur karena hal ini sudah menjadi wewenang salah satu polisi yang punya reputasi bagus pula. Karena tak bisa berbuat apa-apa, Ichcha mengunjungi Veer dan menghiburnya. Veer berusaha bercerita apa adanya, dan tentu saja Ichcha percaya.

Sedangkan Tapasya punya ide untuk mendatangi Rathore. Rathore setuju membebaskan Veer tetapi ia minta Tapasya menikahinya. Dan Rathore juga berjanji kalau ia akan membawa keluarganya untuk melamar Tapasya. Tapasya berkata kalau Rathore harus bebaskan Veer dulu baru mereka menikah.

Rathore tidak percaya sedikitpun dengan Tapasya, dan ia menyuruh Tapasya memilih, apakah mau Veer bebas, atau tetap terkurung jika Tapasya tak menurut. Tapasya pun pulang dengan galau. Ia menyadari kalau tidak ada usaha yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan Veer selain menerima tawaran Rathore.

Bagi Rathore, hal ini merupakan kabar menggembirakan. Dengan bahagia, Rathore mengabari ibunya karena ia hendak menikah. Sang ibu terkejut karena baru kali ini Rathore punya keinginan untuk menikah. Rathore hanya tersenyum dan ia bilang kali ini ia sangat serius. Rathore pun pilih pilih baju tidak ada yang cocok buatnya karena ia mau yang paling eksklusif yang tidak pernah dipakai orang lain untuk hari istimewanya.

Demikianlah ringkasan sinopsis serial Uttaran episode 164 yang tayang kemarin. Lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 163). Nantikan kelanjutan sinopsis episode berikutnya: episode 165.

Last edited 04 March 2016


loading...

0 Comments