• Today is: Thursday, 21 September 2017

Sinopsis Uttaran Episode 158 - Kamis, 25 Februari 2016 "Rencana Ichcha dan Kasad Untuk Bongkar Kebohongan Sachi Gagal Lagi Karena Veer"

0
budipranoto posted this 25 February 2016 on 25-02-2016 03:09 Edited By: Budi Pranoto

Sinopsis Uttaran Episode 158 (Kamis, 25 Februari 2016)

Ichcha mulai gemas dengan ulah Saachi yang menjadi sok tak berdaya, apalagi yang sering dikibuli, dalam hal ini, adalah Veer. Ichcha terus berupaya untuk membuat Veer percaya kalau Saachi tidak buta. Setelah bukti pertama belum dapat meyakinkan Veer, yakni seutas tali yang menjegal Saachi, kini giliran paman Kasad yang hendak melempar seekor kalajengking dari lantai atas.

Ichcha dan Kasad sudah janjian, dan Ichcha minta Veer untuk mengamati apa yang akan dilakukan Saachi jika ada kalajengking di dekatnya. Ichcha berharap kalau Saachi melihat kalajengking itu dan melemparnya atau melakukan sesuatu yang menunjukkan bahwa ia memang bisa melihat. Sayangnya, Veer masih ragu dan justru membantu Saachi membuang kalajengking itu. Saachi pun memeluk Veer karena ia tahu kalau Ichcha sedang ada bersamanya. Saachi juga merasa kalau Ichcha sudah mulai tidak percaya tentang akting kebutaannya.

Sinopsis Uttaran Episode 158

Lihat sinopsis lengkap serial Uttaran per episode hingga episode akhir ceritanya.

Ichcha memberanikan diri untuk menegur Saachi. Di luar dugaan Ichcha, Saachi justru menggertak. Saachi, yang terlihat sangat baik pada Ichcha di awal pertemuannya, kini balik mengancam Ichcha kalau sampai berani mengatakan hal yang sebenarnya kepada Veer. Toh, lanjut Saachi, Veer kini tak percaya kepada Ichcha, dan justru sering membela Saachi. Ichcha bingung harus berkata apa, dan ia mengadukan hal ini kepada Kasad. Kasad berniat memberitahu Ichcha apa yang sesungguhnya terjadi, tetapi tidak di dalam rumah.

Baru saja Ichcha ingin ikut dengan Kasad keluar rumah, Tapasya memanggil Ichcha. Ichcha kesal, tetapi Kasad meminta Ichcha supaya menurut saja apa kata Tapasya, daripada Ichcha kena marah Gunvanti dan nenek. Ichcha menurut dan berjanji akan temui Kasad nanti.

Di dalam kamar Tapasya, Ichcha bertanya apa lagi yang dimaui Tapasya kali ini. Tapasya justru mengungkit masa dimana dua tahun lalu, ia menolak Veer dan masa itu adalah masa terburuk dalam kehidupannya. Ichchca berkata kalau Tapasya terlalu baper (kebawa perasaan) karena Veer juga tidak pernah ingat momen tersebut dalam kehidupannya. Tapasya kesal, dan lagi-lagi mengingatkan Ichcha kalau Veer memang akhirnya menjadi miliknya setelah bayi lahir.

Tapi, Ichcha ingatkan Tapasya soal takdir. Takdir selalu mempertemukan Ichcha dan Veer, bahkan mempersatukan mereka berdua, sekuat apapun Tapasya memaksa takdir itu berubah, termasuk menggantikan posisi Ichcha saat pernikahan Veer-Ichcha.

Tapasya kesal dan mengancam Ichcha supaya membiarkan Veer berduaan dengannya malam ini, karena ia ingin memperbaiki kebodohannya yang mengabaikan Veer dua tahun lalu. Ichcha sempat keberatan, tetapi ia menahan diri sebelum ia tahu siapa ayah bayi Tapasya. Tapasya paksa Ichcha relakan Veer untuk makan malam dengannya dan Ichcha tak bicara lagi.

Veer datang dan bertanya apa lagi yang dikatakan Tapasya kali ini. Ichcha hanya berkata kalau Tapasya sedang bosan. Veer meminta Ichcha siap-siap makan malam, tapi jawaban Ichcha mengejutkan Veer. Ichcha ingin mengajak Tapasya tetapi Veer tidak mau karena pasti canggung nantinya. Ichcha memohon dan Veer pun mengangguk heran.

sinopsis uttaran per episode

Malamnya, Veer datang ke resto yang ditentukan, karena Veer memang harus ngantor dulu. Di resto itu, ia hanya melihat Tapasya. Ia berpikir, Ichcha pasti sedang ke toilet. Tapasya melihat Veer dan memasang muka dan senyum semanis mungkin. Veer terpaksa menghampiri dan menanyakan keberadaan Ichcha. Tapasya berkata nanti Ichcha pasti datang.

Tapasya mulai melancarkan rayuannya dengan berkata bahwa ia begitu bodoh dua tahun lalu, saat pura-pura sibuk ketika ia dan Ichcha hendak bertemu Veer. Saat itu, Tapasya meninggalkan restoran yang saat ini juga ia datangi, dan menyuruh Ichcha menemani Veer. Veer terlihat bosan dan tahu kemana arah pembicaraan Tapasya.

Veer bertanya lagi apakah Ichcha tidak menghubungi Tapasya untuk mengatakan dimana keberadaannya sekarang. Tapasya mulai marah, dan Veer mencoba telepon Ichcha setelah bosan mendengar ocehan Tapasya.

Ichcha bingung akan menjawab apa kepada Veer sehingga ia memutuskan untuk tidak menjawab telepon itu. Tetapi ia teringat kalau ia janjian dengan Kasad untuk berbicara soal jati diri Satya dan Saachi. Maka, Ichcha pun memilih untuk menyelesaikan masalah ini terlebih dahulu.

Di kediaman Thakur, Divya mulai goyah. Awalnya ia tak percaya pada hasutan Pushkar tentang Damini pada awalnya, Divya merasakan lama-kelamaan dirinya menjadi tidak suka dengan kedekatan Damini dengan Jogi. Saat hendak berangkat ke kantor, Divya berkata kalau Jogi menjadi terbiasa tanpa dirinya, dan lebih membutuhkan Damini.

Tanpa merasa bersalah, Jogi berkata kalau ia beruntung ada Damini. Divya menyindir dengan berkata kalau Jogi sangat peduli dengan Damini hingga membelikannya sebuah ponsel dan juga mengadakan pesta ulang tahun buatnya. Jogi sedikit sadar kalau Divya cemburu meski tak terlalu memikirkannya karena sangat tidak mungkin ia punya hubungan khusus dengan Damini.

Demikianlah sinopsis serial Uttaran episode 158 yang tayang sore tadi. Nantikan kelanjutan serial ini pada episode 159 yang akan tayang besok siang. Lihat juga sinopsis sebelumnya: episode 157.

Last edited 27 February 2016


loading...

0 Comments