• Today is: Sunday, 24 September 2017

Sinopsis Uttaran Episode 157 - Rabu, 24 Februari 2016 "Tahu Veer Mandul, Tapasya Malah Acam Balik Ichcha Akan Beberkan Aib Veer"

0
budipranoto posted this 25 February 2016 on 25-02-2016 04:46 Edited By: Budi Pranoto

Sinopsis Uttaran Episode 157 (Rabu, 24 Februari 2016)

Rathore dan Tapasya bertemu di sebuah restoran. Tapasya meminta Rathore membuktikan bahwa anak ini adalah anaknya. Rathore berkata bahwa ia tidak perlu melakukannya, karena ia sangat yakin dengan hal itu. Tapasya mendesak Rathore untuk mengatakan apa saja yang ia sembunyikan dengan Ichcha. Rathore berkata kalau ia dan Ichcha kebetulan kenal karena mobil mereka berdua mengalami kecelakaan kecil. Obrolan ini terhenti karena Divya menelepon dan mengabarkan kalau dirinya sudah kembali ke rumah.

Di kediaman Thakur, Divya merasa sangat senang dengan sambutan orang-orang rumah, serta hiasan di depan rumah yang dirancang khusus oleh Jogi. Namun, Jogi tak bisa berlama-lama karena ia harus berangkat ke kantor. Divya tak keberatan, tetapi ia minta teh buatan Damini karena ia tidak pernah minum teh seenak itu selama di Amerika.

Sinopsis Uttaran Episode 157

Kepergian Jogi membuat Pushkar punya kesempatan untuk menghasut Divya. Pushkar memulainya dengan sakitnya Jogi yang selalu ditemani Damini di kamar setiap malam, dan Jogi yang memberikan asuransi buat Damini, serta tak lupa, hadiah ulang tahun ponsel buat Damini. Mendengar ini semua, Divya justru makin marah pada Pushkar yang sudah ia anggap kelewatan. Divya berujar bahwa Damini sudah mengabdikan diri puluhan tahun dan ia sangat percaya kepada Damini, dan juga suaminya. Divya malah menampar Puskar.

Tapasya pun segera pulang dan ia cepat-cepat masuk ke kamarnya, dimana saat itu nenek sedang bersama Veer. Nenek bertanya darimana saja Tapasya pergi. Tapasya mengaku ke dokter kandungan, dan Veer berkata kalau dirinya bisa mengantarkan Tapasya kalau memang ia diajak. Nenek memanfaatkan hal ini dengan berkata kalau besok Veer bisa mengantar Tapasya. Tapasya cemberut saja dan nenek heran karena Tapasya makin aneh saja setiap harinya.

Veer pun berlalu dari kamar setelah melihat Ichcha sedang membawa beberapa perlengkapan tidur. Veer melihat Ichcha yang murung dan mengira Ichcha cemburu dengan perhatiannya kepada Tapasya. Veer mencoba merayu Ichcha dengan berkata kalau ia sangat peduli dengan bayinya, bahkan Veer juga sempat mengingatkan Ichcha kalau dirinya juga bersemangat menjadi ibu kedua dari anak Tapasya itu.

Ichcha hanya berlinang air mata karena berpikir kalau Veer belum tahu jika anak itu bukanlah anaknya. Ichcha menangis karena tidak tega kalau mengatakan kepada Veer soal kemandulannya. Veer pun menggendong Ichcha dan membaringkannya di tempat tidur. Mereka pun menghabiskan malam yang romantis berdua.

Pagi harinya, Tapasya menemukan bungkus obat dari tempat sampah yang jatuh saat dibawa salah seorang PRT. Ia langsung menyembunyikannya dan berniat mencari tahu tentang obat itu di internet. Tetapi, ia menunda hal ini karena Divya datang mengunjunginya.

Tapasya menagih hadiah-hadiah yang dimintanya dan Divya memberikan semuanya. Divya juga menyerahkan sesuatu kepada Ichcha, yakni gaun malam berwarna merah yang sangat cantik. Bukan Tapasya kalau tidak iri dengan Ichcha. Tapasya masih saja meminta gaun malam juga, meski Divya berkata kalau Tapasya belum memerlukannnya saat hamil.

Tapasya cemberut. DIvya pun mengingat masa kecil Tapasya yang selalu menginginkan barang-barang baru Ichcha, dan memberi Ichcha barang bekasnya. Damini juga berpikir demikian dan yakin kalau Tapasya memang tidak akan pernah berubah. Ichcha sendiri, sudah dipastikan memberi hadiah dari Divya itu untuk Tapasya yang hanya melirik dan tidak mengucapkan terima kasih.

Tapasya pun segera menuju ke kamar setelah Divya dan Damini pulang. Ia sesegera mungkin menyuruh si PRT keluar dari kamar setelah menaruh semua hadiahnya. Tapasya mencari tahu tentang obat tersebut melalui internet dan terhenyak saat melihat bahwa obat itu adalah obat untuk mengatasi kemandulan. Tapi, kelicikan Tapasya membuatnya memiliki ide untuk balik mengancam Ichcha. Jika Ichcha berani berkata bahwa bayi Tapasya bukanlah bayi Veer, berarti Ichcha siap membuka aib Veer di depan semua orang. Lagi-lagi Ichcha bimbang.

Demikianlah sinopsis Uttaran episode 157 yang tayang pada hari Rabu kemarin. Nantikan update sinopsis episode berikutnya (episode 158) yang tayang sore ini.

Jika anda juga sudah melewatkan beberapa episode sebelumnya (seperti episode 156), anda bisa lihat selengkapnya: sinopsis Uttaran per episodenya hingga bocoran episode terakhirnya.

Last edited 25 February 2016


loading...

0 Comments