• Today is: Monday, 19 November 2018

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 25 - Senin, 8 Februari 2016 "Ates Serius Ingin Melamar Bahar, Nuran Minta Bahar Berhenti Bekerja"

0
prasraharjo posted this 09 February 2016 on 09-02-2016 09:50

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 25

Sinopsis Efsun dan Bahar Episode 25 (ANTV)

Tayang di ANTV hari Senin, 8 Februari 2016 pukul 21.00-22.30 WIB.

Adegan di episode ke 25 ini dibuka dengan latar belakang proyek tempat Ilyas bekerja. Saat Ilyas sedang sibuk, ia mendapat ucapan selamat dari atasannya karena ia menilai kalau tunangan Bahar, Ates terlihat jujur, baik dan terpelajar. Ilyas tidak terlalu menanggapi hal ini.

Sementara itu, Nuran menghampiri Sakine dan berkata kalau mereka harus berterima kasih kepada Asim. Berkat 'paman' Efsun itu, penggusuran dibatalkan. Sakine tidak mau karena Hulya sering berkata kasar kepadanya. Tapi, Nuran memaksa dan ini tidak ada hubungannya dengan Hulya. Akhirnya Sakine hendak menurut saja apa kata Nuran.

Mehmet berkata keras kepada Efsun untuk tidak keluar malam lagi

Adegan pun berpindah ke kantor Mehmet. Dalam ruangannya, Mehmet berkata keras kepada Efsun untuk tidak keluar malam lagi. Jika ada perlu penting, maka Mehmet akan mengantarnya. Efsun buka mulut, dan Mehmet menghardiknya.

Mehmet juga meminta Efsun menjaga sikapnya untuk lebih anggun karena ia adalah anak dari sosok yang disegani di Istanbul. Efsun masih saja membela diri, dimana ia berteriak-teriak karena polisi itu sudah menyeretnya. Mehmet masih meminta Efsun diam dan kali ini ia tidak mengijinkan Efsun membawa mobil. Efsun pun makin kesal.

Setelah itu, Ates masuk ke ruangan dan hampir saja keluar karena sungkan melihat Efsun dan Mehmet berbicara masalah pribadi. Mehmet justru mempersilakan Ates dan meminta tolong supaya menghilangkan video keributan yang ditimbulkan Efsun, yang kini tengah beredar di YouTube itu. Terkait dengan hal ini, Efsun nyeletuk dengan berkata bahwa ini pasti ulah Hulya. Mehmet makin marah dan minta Efsun tidak bicara yang tidak sopan tentang adiknya itu.

Efsun pun keluar dan mencari Bahar

Efsun pun keluar dan mencari Bahar. Ia menyapa Bahar namun Bahar cuek. Efsun berbasa-basi tanya makna lukisan yang ada di sekitar Bahar. Bahar bergeming. Efsun melanjutkan kalau cuaca makin panas saja. Tak ada tanggapan dari Bahar.

Kali ini, Efsun minta pesan coklat susu dan minta Bahar memesankannya kepada pesuruh kantor. Bahar tidak mau melakukannya. Efsun bilang Bahar harus profesional karena ia adalah anak bos Bahar. Bahkan, Efsun ancam akan laporkan Bahar. Bahar tak gentar. Ia persilakan Efsun melakukan apa yang ia mau.

Efsun bercerita kalau ia dipenjara dan minta Bahar mengadukan kepada Nuran. Bahar bilang ia tidak seperti Efsun yang suka mengadu. Bahar pun meninggalkan Efsun sendirian. Efsun melihat-lihat file di meja Bahar. Ia bergumam kenapa semuanya kosong. Tentu saja karena yang dia lihat adalah clear holder. Dia heran apa yang dikerjakan Bahar.

Ates langsung ke proyek tempat Ilyas bekerja

Ates datang untuk menemui Bahar dan wajahnya terlihat masam saat melihat Efsun. Efsun berkata kalau Nuran memukul Bahar gara-gara ia berciuman dengan Ates di tempat umum. Efsun minta Ates jauhi Bahar jika ia memang cerdas. Mendengar hal ini, Ates langsung ke proyek tempat Ilyas bekerja dan bicara soal keseriusannya dengan Bahar dan mengkonfirmasi kalau dia dan Bahar tidak berbuat aneh-aneh. Ates menunggu sampai Ilyas pulang dan Ates mengaku jujur mencintai Bahar dan berniat menikahi Bahar.

Efsun, yang sempat melihat bunga di kantor, melaporkannya kepada Nuran. Ia menyuruh Bahar berhenti bekerja. Nuran malah bingung kalau Efsun lapor Mehmet. Efsun pun naik taksi yang ternyata diikuti oleh Hasan. Hasan mencegat Efsun yang turun dari taksi, ia disuruh mengatakan kepada Ates bahwa ia untuk berhati-hati dan jangan mengungkit masa lalu. Efsun mencoba telepon Ates dan berkata apa yang sudah terjadi.

Hasan mencegat Efsun yang turun dari taksi

Malam harinya, bibi Ates kesal karena cerita Ates soal Bahar yang dipukuli ibunya karena berciuman. Bibi mengajak Ates untuk serius dan melamar Bahar sesegera mungkin. Di saat yang sama, Nuran marah-marah kepada Bahar. Ilyas bilang Ates serius. Nuran masih marah dan menantang Ates untuk datang dan melamar Bahar.

Nuran minta Ilyas menyuruh Bahar berhenti bekerja. Nuran pamit ke rumah besar untuk beri bingkisan kepada Asim. Ilyas setuju. Saat mereka pergi, Ilyas minta Bahar berhenti kerja. Bahar tidak mau karena Ilyas selalu bilang kalau Bahar harus kuliah. Ilyas berdalih kalau sekarang semuanya berbeda. Bahar minta Ilyas percaya kepadanya.

Di kediaman Attahan, Hulya menegur Efsun yang melamun di meja makan. Arda bertengkar di meja makan dengan Efsun karena Arda ada di TKP saat Efsun berteriak-teriak, dan Burak merekamnya.

Semua orang marah kepada Arda, namun Efsun berkata bahwa hal ini tidak perlu dipermasalahkan karena ia sudah resmi diadopsi. Mendengar hal ini, semua pun pergi meninggalkan meja makan. Tinggal Arda dan Efsun meski akhirnya Arda pergi juga.

Nuran dan Sakine datang ke rumah Attahan karena ingin mengucapkan terima kasih kepada Asim. Hulya berkata kalau acara komedi sudah usai, silakan menyampaikan maksud kedatangannya. Hulya anggap orang-orang kampung itu seperti lalat. Efsun bilang ada sebabnya kenapa Asim melakukan hal ini. Hulya mengusir mereka kembali ke rumah kumuh. Hulya yang galau menanti Asim, yang pulang dengan mabuk bersama Mehmet. Hulya menuduh Asim sedang krisis paruh usia alias puber kedua. Asim justru berkata kalau ia memang akan meninggalkan Hulya. Efsun tersenyum senang.

Hulya yang galau menanti Asim, yang pulang dengan mabuk bersama Mehmet

Demikianlah ringkasan sinopsis serial Efsun dan Bahar episode 25. Nantikan kelanjutan serial ini nanti malam (episode 26). Lihat juga sinopsis episode sebelumnya (episode 24) secara lengkap disini: sinopsis Efsun dan Bahar lengkap per episode.

Last edited 13 February 2016


loading...

0 Comments