• Today is: Sunday, 25 February 2018

Selama Euro 2016, Semua Negara Eropa Tingkatkan Keamanan

0
admin posted this 13 June 2016 on 13-06-2016 09:54 Edited By: Fania Susanti

Semua Negara di Eropa Tingkatkan Keamanan

Semua Negara di Eropa Tingkatkan Keamanan selama Euro Cup 2016

Jika Anda sudah sering sekali membaca tentang peningkatan keamanan secara signifikan di kota-kota di Perancis untuk perhelatan Euro 2016, maka Anda mungkin belum tahu bahwa pengamanan ternyata juga dilakukan di negara-negara partisipan Euro 2016. Mungkin Anda mengira hal ini tak berkaitan.

Namun, pihak keamanan dari negara-negara peserta Euro 2016 mengkhawatirkan adanya serangan teroris di tempat-tempat dimana para pendukung tim nasional mereka berkumpul di ruang publik karena tak dapat menonton langsung ke Perancis.

Hal ini berlaku di Jerman, dimana pengamanan dilakukan di setiap bar dan taman-taman yang menyediakan bir serta makanan kecil dengan televisi layar lebar pasti dipadati fans timnas Jerman. Hal ini juga berlaku pada restoran-restoran dan beberapa fasilitas umum yang menyediakan layar lebar untuk menonton pertandingan. Resiko serangan teroris sangat tinggi.

Karena itulah, penasehat keamanan Jerman, Jörg Trauboth mengatakan bahwa pengamanan lebih luas harus dilakukan di pintu masuk dan perbatasan negara, dimana Jerman berbatasan langsung dengan Perancis, Belgia, Luxembourg dan Belanda.

“Sangat sulit mengamankan setiap ruang publik yang digunakan fans untuk menonton bola,” paparnya, seperti yang dilansir dari situs web.de. “Pencegahan justru lebih baik.”

Sedangkan di Perancis, Kepala Kepolisian Perancis, Michel Cadot, mengajukan surat kepada Menteri Dalam Negeri, Bernard Cazeneuve untuk tak mengijinkan ‘zona suporter’ yang selalu ada di bawah Menara Eiffel. Hal ini sudah berlangsung bertahun-tahun, setiap ada pertandingan yang melibatkan tim nasional Perancis, atau kejuaraan yang menghadirkan tim-tim dari Perancis seperti Piala Champions atau Piala UEFA.

Hal ini belum ditanggapi oleh sang menteri, bahkan Perdana Menteri Perancis, Manuel Valls berujar bahwa semua tetap pada rencana, dimana ‘zona suporter’ di 10 kota yang menggelar pertandingan tetap digelar, kecuali ada ‘ancaman signifikan’. Sang Kepala Polisi berujar bahwa pengamanan tidak bisa maksimal apabila terlalu banyak tempat yang harus diamankan.

Pemerintah Inggris pun meminta pengamanan yang sangat ketat untuk para pemainnya

Pemerintah Inggris pun meminta pengamanan yang sangat ketat untuk para pemainnya, serta ‘zona suporter’ Inggris. Hal ini terkait dengan ditemukannya rencana penyerangan ISIS kepada suporter Inggris dari laptop salah satu pelaku bom bunuh diri, Salah Abdeslam. Disebutkan bahwa rencana berikut adalah serangan terorisme saat pertandingan antara Inggris vs Russia, 11 Juni di Marseille.

Selain pertandingan tersebut, tempat-tempat yang berpotensi sebagai tempat ‘nongkrong’ suporter Inggris pun akan diamankan secara ketat, sehingga pihak keamanan Inggris telah menawarkan bantuan untuk hal ini. Hal ini terutama di bar, dimana para suporter sedang bersenang-senang dan lengah karena banyak minum. Terbukti, serangan selalu terjadi, bukan di dalam stadion yang memiliki penjagaan ketat.

Jangankan di negara-negara yang berpartisipasi di EURO 2016. Amerika Serikat pun mengalami ‘paranoid’. Larangan berkunjung ke Perancis, serta negara-negara yang terkait dengan turnamen ini diberlakukan bagi semua warga negara, karena potensi teror sangat besar terjadi di tempat-tempat umum dan tempat pariwisata, serta transportasi umum. Hal ini disampaikan oleh US State Department, melalui siaran pers yang yang disampaikan pada 31 Mei 2016 lalu.

Hal ini tak membuat Europol, badan keamanan Uni Eropa tinggal diam. Menurut sang kepala, Rob Wainwright, pihaknya sudah siap menurunkan pasukan, sekaligus memuji pihak keamanan Perancis karena telah melakukan pengamanan yang sangat bagus. Setelah serangan bulan November 2015 kemarin, Perancis sudah sangat waspada dengan mengantisipasi kemungkinan teror sampai titik nol,” papar pria asli Wales ini.

Semoga saja tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, yang dapat merusak momen seru Piala Eropa 2016, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa.

Last edited 13 June 2016


loading...

0 Comments