• Today is: Tuesday, 25 September 2018

Popularitas Serial ‘Fatmagul’, Jadi Terapi Bagi Korban Pemerkosaan

0
venisusanti posted this 15 March 2016 on 15-03-2016 06:40

Popularitas Serial ‘Fatmagul’, Jadi Terapi Bagi Korban Pemerkosaan

Picture: youtube.com

Serial drama Turki yang berjudul asli ‘Fatmagül'ün Suçu Ne?’ atau yang lebih dikenal di Indonesia dengan Fatmagul, adalah serial TV Turki terbaru ditayangkan oleh ANTV sejak tanggal 14 Maret 2016 kemarin.

Jika di Indonesia, serial TV Turki ini masih ditayangkan perdana, usut punya usut, di deretan negara-negara Arab dan Timur Tengah, serial Fatmagul telah sukses meraup popularitas dan rating tinggi.

Untuk urusan serial TV, aktris pemeran Fatmagul, Beren Saat sudah bukan pemain yang baru. Sebelumnya, ia sudah pernah membintangi beberapa judul serial drama Turki seperti "Aşk-ı Memnu" (Cinta Terlarang), yang akan beradu akting di Fatmagul dengan lawan mainnya, aktor tampan, Engin Akyürek.

Di negara-negara Arab, serial yang ditayangkan pada waktu rating tertinggi alias primetime ini ditayangkan oleh saluran satelit MBC4 5 hari dalam satu minggu. Tidak heran jika banyak penonton dari Timur Tengah yang ikut gandrung dengan serial Fatmagul juga para pemain-pemainnya. Bahkan, setiap episode yang sudah ditayangkan di TV akan segera diunggah ke situs berbagi video.

Sementara itu, di negara asalnya, Turki, serial drama "Fatmagül'ün Suçu Ne" ditayangkan oleh saluran Kanal D setiap hari Kamis.

Terapi untuk korban pemerkosaan melalui serial TV Turki

Masih membicarakan tentang serial drama heboh dari Turki, Fatmagul. Di belahan bumi lainnya, tepatnya di Florida, Amerika Serikat, ada salah seorang dokter asal Turki yang bernama Hatice Yalcin yang merekomendasikan para pasiennya yaitu korban pemerkosaan untuk menonton serial TV Turki, "Fatmagül'ün Suçu Ne?" (Apakah ini kesalahan Fatmagül?).

Tujuan utama Hatice Yalcin adalah untuk menjaga pikiran para perempuan yang rata-rata berusia 19 sampai 32 tahun untuk tidak membenci semua orang, terutama kepada para pria. Terkadang para korban pemerkosaan merasa takut atau fobia terhadap laki-laki karena pernah mengalami kekerasan seksual.

Lewat tokoh karakter "Karim” dalam serial TV Turki, Fatmagul, yang dimainkan apik oleh aktor ganteng, Engin Akyürek, setidaknya para perempuan tersebut dapat meyakini bahwa masih ada lelaki baik yang menerima keadaan mereka apa adanya.

Pada awal-awal penayangan serial TV, Fatmagul, di Turki sendiri timbul gejolak kontroversi yang menolak serial TV ini tayang di masyarakat. Pasalnya, beberapa orang yang berpikiran sempit, menganggap bahwa serial ini akan memberikan teladan untuk mendukung pernikahan dengan sang pemerkosa, lantaran Karim tidak mencegah pemerkosaan Fatmagul.

Menurut Hatice Yalçın, pasien merasa lebih baik ketika mereka melihat Karim. Hatice sendiri bekerja di sebuah klinik yang didirikan sebagai kontribusi relawan dan berfokus pada pengobatan korban pemerkosaan.

Hatice mulai melakukan hal ini ketika mengetahui putri sahabatnya, bunuh diri setelah diperkosa. Dia telah bekerja untuk klinik ini selama 9 tahun dan menerapkan terapi nonton “Fatmagul” selama 1,5 tahun.

Karakter Karim telah menjadi fenomena atau sosok “idola” di kalangan korban pemerkosaan yang pernah menonton serial TV Fatmagul. Para korban pemerkosaan menggambarkan Karim sebagai pria ideal yang tidak ada dalam kehidupan nyata.

Lebih lanjut, Hatice ingin mengundang Engin Akyurek untuk datang ke kliniknya, "Kami ingin menjadi tuan rumah Engine Akyurek di klinik kami." pungkasnya.

Last edited 23 March 2016


loading...

0 Comments