• Today is: Sunday, 25 February 2018

Deretan Acara TV Dengan Rating Tinggi Bulan Maret 2016

0
ayusinta posted this 23 March 2016 on 23-03-2016 12:06

Gempuran drama seri India di ANTV tidak serta merta melunturkan rasa suka masyarakat akan acara lokal, terutama sinetron. Terbukti, hingga memasuki akhir bulan Maret 2016, beberapa judul sinetron maupun reality show atau ajang pencarian bakat lokal memiliki rating yang mengungguli drama-drama Bollywood ataupun Turki.

Deretan Acara TV Dengan Rating Tinggi Bulan Maret 2016

Picture: youtube.com

Pertama, kita melihat sinetron lokal "Anak Jalanan". Sejak ditayangkan, drama ini langsung mengesankan dalam hal rating, dimana posisinya di peringkat pertama tak terkalahkan hingga sekarang. Bahkan, kendati drama "Uttaran" sedang seru-serunya--apalagi dengan kehadiran para bintangnya di Indonesia--Anak Jalanan belum terkalahkan, meski selisih poin dari keduanya bisa dibilang menipis.

Hal ini mungkin terkait dengan adanya petisi yang diadakan oleh salah satu situs yang punya spesialisasi mengajak netizen untuk membuat sebuah petisi tentang suatu acara televisi. Beberapa waktu lalu, netizen menghimbau Komisi Penyiaran Indonesia untuk menghentikan tayangan "Anak Jalanan" terkait dengan adanya beberapa adegan kekerasan, serta nilai-nilai moral yang tak patut dicontoh oleh anak muda.

Acara lokal kedua yang juga sangat diminati masyarakat adalah "Tukang Bubur Naik Haji The Series". Sejak 2012, acara ini mengisi jam prime time RCTI, sejak si tukang bubur diperankan oleh Mat Solar, hingga akhirnya ia mundur karena ia mencalonkan diri sebagai calon legislatif. Rating drama ini berada di peringkat ketiga setelah "Uttaran". Tetapi, tetap saja acara ini pernah kena semprit KPI karena ada adegan yang melibatkan perkelahian dan darah di beberapa adegan.

Nah, gebrakan lain dari acara lokal yang meraih sukses dalam hal perolehan rating adalah Sasuke Ninja Warrior. Hal ini merupakan suatu kejutan karena jarang sekali ada acara 'reality show' lokal yang sanggup berada di peringkat lima besar rating televisi nasional. Apalagi, tayangan ini baru saja diperkenalkan di Indonesia, melalui RCTI pada 20 Desember 2015. Acara ini mengadopsi acara dengan judul serupa dari Jepang.

Ajang pencarian bakat di tingkat nasional juga sangat diminati. Contoh paling nyata adalah "The Voice Indonesia" dan "D'Academy 3". Persaingan antar keduanya cukup sehat dan seimbang, karena dua acara ini membidik segmen pasar yang berbeda selera, tanpa bermaksud merendahkan salah satu dari keduanya. Dalam hal ini, D'Academy 3 yang tayang di Indosiar mungkin lebih unggul dalam hal rating karena ditayangkan setiap hari, dengan durasi yang 'ugal-ugalan' yakni 6 jam.

Sukses serangkaian acara tersebut diatas memancing beberapa stasiun lain untuk menghadirkan sinetron dengan tema sejenis yakni balapan dan religi. Tetapi, tak semua sinetron baru dengan tema serupa bisa mengalahkan dua sinetron tersebut diatas, terlepas dari pemilihan aktor dan aktris muda belia berwajah menawan.

Yang perlu diperhatikan, mungkin kualitas dari sinetron-sinetron yang sudah meraup sukses sejak awal penayangan, ataupun yang baru diperkenalkan kepada pemirsa. Dalam banyak hal, beberapa sinetron selalu mengunggulkan kemewahan dan kemudahan dalam menjalani sesuatu untuk meraih sukses.

Padahal, tentu tidak demikian yang terjadi di dunia nyata. Kedua, banyak sekali contoh sikap yang tak sepatutnya ditunjukkan oleh para aktor dan aktris, kendatipun hal tersebut adalah tuntutan peran. Hal ini sangat berpengaruh pada pola pikir remaja kita yang menjadi penanti setia drama-drama tersebut diatas.

Mudah-mudahan saja, akan banyak sinetron-sinetron lokal bermunculan dengan kualitas yang jauh dapat diunggulkan. Mumpung masyarakat sangat meminati tayangan lokal, mengapa drama seri kita tidak dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri?

Jutaan masyarakat Indonesia memiliki berbagai selera dalam hal tema acara TV. Jika pihak stasiun televisi jeli menangkap target pemirsa masing-masing, maka kualitas di setiap acara unggulan patut menjadi hal yang diutamakan.


loading...

0 Comments