• Today is: Sunday, 25 February 2018

Belanda dan Wales Sama-Sama Toreh Sejarah di Piala Eropa 2016

0
admin posted this 29 May 2016 on 29-05-2016 11:34 Edited By: Fania Susanti

belanda gagal lolos ke piala eropa 2016

Piala Eropa 2016 tanpa Belanda memang terasa sedikit hampa. Meski tak terduga, tetapi inilah fakta yang tak dapat disangkal meski tetap harus diterima dengan lapang dada. Belanda sudah pincang sejak babak play-off, dimana tim ini tiga kali babak belur di hajar oleh Cekoslovakia (3-2), Islandia (2-0) dan Turki (3-0). Seburuk itukah performa tim Oranye sehingga tak satupun tiga pertandingan tersebut dilalui dengan hasil seri sekalipun?

Menurut bbc.co.uk, para pakar sepakbola Eropa sepakat menjawab bahwa transisi pelatih adalah sumber kekacauan yang sebelumnya tak pernah terjadi di sepanjang sejarah persepakbolaan Belanda. Menggantikan Louis Van Gaal dengan Gus Hiddink bukanlah hal yang bijaksana. Bukan karena Hiddink tak punya kemampuan setara Van Gaal, namun hal ini lebih kepada pola pendekatan keduanya, kepada para pemain.

gus hiddink gagal bawa tim belanda berlaga di Piala Eropa 2016

Van Gaal adalah tipe ‘pendidik’, dan hal ini sangat pas dengan para pemain muda timnas Belanda. Ia pun juga menjadi seorang mentor yang dihormati oleh para punggawa muda Manchester United. Sedangkan Hiddink memiliki mental ‘manajer’. Van Gaal menjelaskan segala sesuatu dengan detail, sedangkan Hiddink memberikan garis besar strategi seperti layaknya manajer yang memberi ‘tugas’ kepada anak buah.

Salah satu perbedaan mendasar lain di antara kedua pelatih adalah pada pola permainan, dimana Hiddink menerapkan 4-3-3 padahal para pemain lawas sudah sangat nyaman dengan 5-3-2. Eksperimen Hiddink diperparah dengan cedera yang dialami Kevin Strootman. Terlebih, pola 4-3-3 ini diterapkan kepada pemilihan pemain yang sama dengan pola 5-3-2 dari Van Gaal.

Kesempatan untuk memperbaiki nasib tentu masih terbuka lebar, karena Belanda tak mungkin ingin absen di Piala Dunia 2018. Jangan sampai terulang, tragedi dimana untuk pertama kalinya Belanda gagal lolos ke Piala Eropa 2016 (Euro 2016) dalam kurun waktu 30 tahun.

Wales Siap Jadi Kuda Hitam

wales lolos ke Euro 2016 secara mengejutkan

Wales pun bisa menoreh sejarah di Piala Eropa 2016 (Euro 2016) kali ini. Keberhasilan tim ini memang luar biasa, karena saat babak play-off, Wales tak mencatat kemenangan yang terlalu telak. Wales unggul tipis atas Andorra 2-1, bermain imbang tanpa gol dari Bosnia Herzegovina, menang 2-1 atas Cyprus dan ditahan imbang 0-0 oleh Belgia. Sejauh ini, prestasi ‘terbagus’ Wales adalah berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 1958 dan lolos kualifikasi di Piala Eropa 2016.

Tapi, Wales bukannya tanpa pemain bintang. Christian Bale, adalah salah satu pahlawan Real Madrid saat mempecundangi Atletico Madrid di babak final Piala Champions. Meski sudah mencicipi banyak kompetisi tingkat tinggi bersama Real Madrid, namun menjajal Piala Eropa bersama Wales adalah yang pertama kalinya untuk pesepakbola berusia 26 tahun ini.

Selain Bale, Ryan Giggs dan Joey Jones juga siap memporak-porandakan tim-tim kuat di Piala Eropa 2016 ini. Seperti yang dilansir dari walesonline.co.uk, Bale sesumbar bahwa Wales bukan sekedar menjadi penggenap jumlah tim di Euro 2016. Tim ini terinspirasi dari keberhasilan Leicester City, tim gurem yang berhasil menjadi juara Premier League 2015/2016. Bahkan, Bale yakin bahwa penampilan Wales bakal jauh lebih ciamik dibandingkan Yunani, sang juara ‘kagetan’ di Piala Dunia 2004.

Di Piala Eropa 2016, Wales berada di grup B, bersama dengan ‘saudara tua’ Inggris, Rusia dan Slovakia. Bukan hal yang mudah untuk lolos. Namun, Wales punya kesempatan untuk bisa tembus ke babak 16 besar. Semisal tim yang ditangani Chris Coleman ini tidak berhasil berada di peringkat satu atau dua di grup B, Wales masih punya kesempatan untuk lolos jika tim ini mencatat poin tinggi.

Last edited 29 May 2016


loading...

0 Comments